Bogor – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan akademik serta mempersiapkan reakreditasi unggul, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan menyelenggarakan rapat dosen pada tanggal 4 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur, Ketua Program Studi, dosen, Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tenaga kependidikan.

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan mutu pembelajaran dan tata kelola akademik. Salah satu poin utama adalah sosialisasi kurikulum yang diselaraskan dengan standar asosiasi, guna memastikan kesesuaian capaian pembelajaran lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan.

Selain itu, dosen juga menekankan pentingnya pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil.

Dalam pelaksanaan pembelajaran, rapat juga menyoroti perlunya penyelarasan RPS pada mata kuliah yang menggunakan sistem team teaching. Koordinasi antar dosen, baik sebelum maupun setelah Ujian Tengah Semester (UTS), menjadi kunci untuk menjaga konsistensi dan kesinambungan materi perkuliahan.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah masih adanya mahasiswa yang telah diwisuda namun belum menyelesaikan revisi tesis. Untuk menjaga kualitas lulusan dan tertib administrasi akademik, program studi akan menetapkan kebijakan tegas terkait kewajiban penyelesaian revisi tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan akan menyelenggarakan workshop sosialisasi kurikulum dan pengembangan RPS berbasis OBE, termasuk penyelarasan RPS bagi dosen team teaching yang dijadwalkan pada Sabtu, 11 April 2026. Selain itu, akan diterbitkan aturan tertulis yang mewajibkan mahasiswa menyerahkan hasil revisi tesis sebagai syarat pengambilan ijazah.

Melalui langkah strategis ini, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan akademik serta memperkuat kesiapan dalam meraih dan mempertahankan akreditasi unggul.